UA-83233104-1

bintang jatuh br

Sunday, 16 December 2018

ISEF 5Th Sharia Fair, Ajang Pertemuan Terbesar Pelaku Ekonomi Syariah


www.bundasugi.com

ISEF 5Th Sharia Fair, merupakan Ajang Pertemuan Terbesar bagi Pelaku Ekonomi Syariah.

ISEF adalah kepanjangan dari Indonesia Shari’a Economic Festival. Acara ini diinisiasi oleh Bank Indonesia dengan tujuan untuk mempertemukan pelaku ekonomi Syariah. Tujuannya adalah sebagai sarana pendukung bagi strategi pembentukan mata rantai ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Ini merupakan dukungan terhadap visi Indonesia yang menginginkan sebagai pusat
pengembangan ekonomi dan keuangan syari’ah dunia.

Pada pelaksanaan ISEF ke 5 kali ini, acara digelar di Grand City Mall Surabaya pada tanggal 11-15 November, dengan mengambil tema: “Strengthening National Economic Growth: The Creation of Halal Value Chain and Innovative Vehicles.”.

Rangkaian kegiatan ISEF 2018 ini meliputi: Shari’a Economic Forum dan Shari’a Fair.

Shari’a Economic Forum
Adalah sebuah kegiatan yang membahas inisiasi serta isu strategi dalam pengembangan ekomoni syariah baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Kegiatan ini mencakup: seminar, working group meeting, focus group discussion, high level meeting, dan workshop.

Shari’a Fair

Merupakan showcase program ekonomi dan keuangan syariah, yang sekaligus sebagai cermin terhadap strategi terhadap Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah melalui penguatan Halal Value Chain. 

Value Halal Chain sendiri meliputi 4 sektor, yaitu:
  1. Food and Fashion
  2. Halal Tourism
  3. Integrated Farming
  4. Renewable Energy

Shari’a Fair memiliki tujuan sebagai sarana sosialisasi/ edukasi/ diseminasi, konsultasi, fasilitasi dan business matching produk syariah, expo produk serta layanan dari lembaga keuangan syariah, juga dimaksudkan untuk menumbuhkan wirausaha muda syariah.

Dalam ISEF kali ini BI juga menfasilitasi bisnis matching berskala nasional maupun internasional bagi usaha besar maupun UMKM dan antara lembaga keuangan serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti business coaching. Selain itu juga akan ditampilkan hiburan dan acara yang dibawakan oleh public figure maupun pakar yang akan memberikan pengetahuan dalam bentuk talkshow dan workshop bertemakan: halal services, modest fashion, halal food dan kewiraushaan dan kemandirian pesantren.

Peserta Expo shari’a fair

Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS)
Merupakan wujud sebuah komitmen pemerintah untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Anggotanya antara lain: Kemenko Perekonomian, Bank Indonesia, Kementrian Kuangan, Kementrian PPN/BAPENAS, Kementrian BUMN, Kemenkop dan UKM, Kementrian Agama, OJK, LPS, dan MUI.




Pondok Pesantren
Menghadirkan sekitar 30 Pondok Pesantren yang terdiri dari: 17 Pondok Pesantren di Jawa Timur, 9 Pesantren perwakilan FESyar yang terpilih karena keunikan dan keunggulan model bisnisnya, 3 Pesantren mentor dalam pengembangan kemandirian ekonomi pesantren di Indonesia dan Rabitah ma’ahid Islamiyah (RMI). Termasuk yang hadir: Pondok Pesantren Gontor, Tebu Ireng, Lirboyo, Al-Amin, langitan dan lain lain.






Lembaga Keuangan Syariah

Meliputi 17 Lembaga Kuangan yang terdiri dari 14 Bank Umum Syariah, 2 Unit lembaga Syariah, dan BPRS (Kompartemen BPRS Asbisindo). Pesertanya antara lain Bank BCA Syariah, Jamkrindo Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, Bank BNI Syariah dan lain lain.


Wholesaler
Setidaknya ada 13 wholesaler yang meliputi sektor: fashion, service, dan e-commerce platform. Antara lain: Bukalapak, Elzatta, Rabbani, Hijub Surabaya, Wardah, www.nooresporthijab.com, Buttonscarves, Gunawan design, Kekean Wastra Gallery, Bekraf Kaaba & Agate Game, Tenun Gaya by Wignyo, Trac Syariah, dan PT. Global Agro Tangguh.




UMKM
Ada 47 UMKM yang ikut dalam Expo Shari’a Fair yang terdiri dari: 18 UMKM Fashion Muslim, 24 UMKM Makanan Halal, 3 UMKM Pertanian Terintegrasi, serta 2 UMKM Wisata Halal dan Renewable Energy.





Edukasi
Terdiri dari Indonesian Islamic Art Museum dan Pojok Baca -  Bank Indonesia Institute.

Lembaga Pendukung
Lembaga-lembaga lain yang turut mengisi dalam Expo Shari’a Fair adalah LPNU, ICAST Unida Gontor, BWI, BAZNAS, Dompet Dhuafa, LPPOM MUI, dan lain-lain.







Area Kuliner
Lebih lengkap lagi acara Expo Shari’a Fair kali ini ada juga area kuliner.






RANGKAIAN ACARA SHARI’A FAIR ISEF 2018

Hari 1
Opening Shari’a Fair ISEF 2018


ISEF 5Th Sharia Fair dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, kemudian dilanjutkan oleh  Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Darmin Nasution.

Dalam sambutannya Soekarwo mengatakan bahwa, “Ekonomi syariah di Jatim memiliki potensi yang cukup tinggi”. Pendapat ini disimpulkan berdasarkan kondisi ekonomi syariah hingga Oktober 2018 tercatat cukup baik.

"Ini ditandai dengan pertumbuhan kredit syariah di Jatim yang mencapai 12,38 persen secara year on year. Angka ini lebih tinggi dari kredit konvensional yang hanya 10,9 persen," ungkap pak Karwo menambahkan. Sementara dari sisi aset, di perbankan syariah mencapai 16,14 persen dan ini lebih tinggi dari aset perbankan konvensional.

"Kami optimistis Jatim bisa menjadi kawasan provinsi yang sangat bisa menerima dan maju oleh ekonomi syariah ini dan menjadi pilot project ekonomi syariah di Indonesia," imbuhnya.

Sumber. bi.go.id

Geliat ekonomi syariah erat kaitannya dengan perkembangan pondok pesantren yang berkembang pesat di Jawa Timur. Di Jatim, jumlah pondok pesantren tergolong paling banyak di antara provinsi lainnya, yakni sebanyak 6003 pondok pesantren. Maka dari itu, ISEF 2018 bukan sekadar seminar saja melainkan menjadi penggerak motor ekonomi syariah di Jatim.

Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan, "ISEF ke 5 ini dapat menjadi kegiatan bersama untuk mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia."
"Seperti halnya saat momen lebaran, semua masyarakat berkumpul bersama. Ini juga berlaku seperti kegiatan ISEF ini yang menjadi kegiatan bersama," tambahnya.

Hari 2
Talk Show
  • Talk Show dengan tema Prospek Bisnis Wisata Halal di Era Digital. Pembicara Bapak Abdullah Azwar Anas Bupati Banyuwangi, /bapak Ariel Yahya MentrPariwisata dan Qonita al Jundiah dengan Moderator Tina Talisa.
  • Talk Show dengan tema Halal Generation - Healthy Mind, Body and Soul dengan nara sumber Aries susanti, Lulu Elhasbu dan Rene 
  • Talk Show dengan tema Wira usaha muda dan inovarif di bidang industri kreatif dengan pembicara Seto Buje, Mario Irwinsyah dan Tri Wahyudi dengan moderator Adi Nugroho.
Hari 3
Talk Show dan Workshop
  • Talk Show dengan tema Sakinah Finance; Management keuangan keluarga islami dengan pembicara Dr. Murniati Mukhlisin, M. Acc. Founder Sakinah Finance. 
  • Talk Show dengan tema Menjadi Milyader Muda dari Bisnis Fashion. Pembicara Asky Febrianti, Jenahara, Afina Candarini, Nadya Karina dengan moderator Irgi Ahmad Fahrezi
  • Talkshow dengan tema Tutorial Hijab Style Kekinian. Nara Sumber  Linda Anggraeningsih, Ini Vindy. Moderator Nindy Gita
  • Talkshow dengan tema Bisnis Modest Fashion Berorientasi Eksport dengan pembicara Franka Soeria, Vivi Zubedi, Khanaan Shamian dengan Moderator Dewi Snadra
Hari 4
Talk Show dan Workshop 
  • Talkshow dengan tema Sertifikasi Halal untuk UMKM Indonesia. Nara sumber Prof. Sukoso, Dr. Ir. Lukmanul Hakim. M.Si, Luki dengan moderator Rizky Kinos.
  • Talkshow dengan tema Demo Masak Halal dengan Menggunakan Produk Inovasi UMKM BI yang dipandu oleh Chef Herman Kemang dan Moderator Benu Buloe.
  • Talkshow dengan tema Ngopi Sore Ekonomi Syariah dengan Pembicara Dr. Muhammad Nafik Hadi Ryandono.
Hari 5
 Talk Show
  • Talkshow dengan tema Pesantrepreneur dengan pembicara Syafi'i Antonio, Anggawira dan Siti Saidah. Moderator Abdel Achrian.
  • Talkshow. Tema Sharing Enterprenuer Muda Syariah. Pembicara Khilda Baiti Rohmah, Mardhika Wirahadi Alqawiyyu, Andi Hilmi Mutawakil yang dimoderatori oleh Deni Chandra.
  • Talkshow Sukses Bisnis di Jaman Now: UMKM Syariah Go Online. Nara Sumber Dias Satriarika Indriaswari, Indah Kurnia dan Sappe M Sirait.

ACARA SPESIAL LAINNYA

BUSINESS MATCHING B TO B
Salah satu yang membedakan ISEF 2018 ini dengan yang ISEF sebelumnya adalah adanya fasilitas Business Matching bagi UMKM, pelaku ekonomi, dan keuangan syariah. B2B adalah berasal dari kata Bisnis to Bisnis. Dimana antara pelaku usaha syariah atau biasa disebut buyers dan sellers, mengadakan pertemuan untuk memiliki potensi bekerjasama, baik dalam skala regional, nasional, maupun internasional.

“Kami mengundang masyarakat untuk turut serta meramaikan kegiatan ISEF. dan membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mendaftar untuk mendapatkan sertifikasi halal UMKM, menjadi nadzir, Dewan Pengawas Syariah ataupun konsultasi elektronifikasi untuk datang ke ISEF 2018 pada tanggal 11-15 Desember 2018 di Grand City Surabaya,” pungkas Difi.





BUSINESS COACHING
Adalah sarana pemberian edukasi hingga pendampingan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pengetahuan demi pertumbuhan dan pengembangan bisnisnya. Business coaching bisa berupa pendampingan yang diberikan melalui serangkaian training, maupun kemudahan dalam hal akses permodalan.




Berkaitan dengan ini BI Jatim juga bekerjasama dengan LPPOM-MUI, Disperindag dan Dinas Koperasi, memberikan fasilitas sertifikasi Halal bagi UMKM di seluruh Jawa Timur, dengan target hingga 100 UMKM. Fasilitas Halal ini diberikan secara gratis bagi UMKM sampai kuota habis. Selanjutnya ada pula edukasi yang mengarahkan pebisnis untuk memiliki peluang pasar, standarisasi produk, dan strategi menembus pasar Global.


Pengambilan formulir bisa didapatkan langsung di stand BI pada acara ISEF 5Th Sharia Fair.




PHOTO BOOTH & ICON LOGO ISEP
Ini adalah fasilitas yang diberikan untuk pengunjung yang ingin mengabadikan momen kehadirannya di area photo booth ISEF. Background yang diberikan adalah berupa gambar digital dengan nuansa Islami yang temanya berganti-ganti. Jangan khawatir, gambarnya bagus-bagus kok. Pasti dech pingin selfi terus kalo udah di sana, hehe …










Secara keseluruhan acara ISEP 2018 ini bagus banget, bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak. Tak hanya bagi para peserta ISEF saja, nsmun juga masyarakat, terutama pengunjung, pelaku UMKM, dan juga untuk Indonesia sendiri. Semoga dengan diadakannya acara seperti ini akan mampu mengedukasi serta memberikan amunisi yang baik untuk perkembangan ekonomi syariah, khususnya di Indonesia. Amiin... Ya Rabbal Alamin ...






5 comments:

  1. Pokoknya acara ini inspiring bgt yah kak, bnyak jg generasi muda yg antusias utk menyaksikan festival ini. Mantabbb

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul banget ... Semoga tahun depan ada lagi acara serupa

      Delete
  2. Keren buanget acaranya mbaa
    Next year insyaAllah kita meet up di mari yes :D
    --bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete

Terimakasih sudah menggunakan blog ini sebagai referensi.