UA-83233104-1

bintang jatuh br

Saturday, 23 September 2017

8 CARA MENJADI DEKAT DENGAN SI KECIL



Assalamualaikum, Wr. Wb.


Halo.. apa kabar semuanya.
Kali ini saya ingin membagikan tips tentang:  8 CARA MENJADI DEKAT DENGAN SI KECIL

Menjalin kedekatan dengan si kecil sangat penting. Karena dapat meminimalkan kesalahpahaman. Suatu kejadian yang kerap dialami oleh orangtua dan anak, yaitu orangtua salah menerjemahkan maksud kalimat yang disampaikan oleh anak, dimana apa yang diinginkan anak ternyata berbeda dengan yang diberikan orangtuanya. Alhasil, anak merasa kecewa dan ngambek. Pada saat seperti itu biasanya orang tua akan mengira bahwa anaknya rewel atau nakal.

Orang tua akan menganggap anaknya nggak mau nurut, rewel, bawel, dan sebutan yang nggak enak lainnya.
Padahal seharusnya orang tua yang berusaha memahami posisi si Kecil. Namun yang terjadi seringkali anaklah yang dituntut untuk memahami orang tuanya. Bener nggak Bunda? Hayo ngaku! Hehe …

Itulah yang disebut kesalah pahaman. Lalu bagaimana agar antara bunda dan si kecil tidak terjadi salahpaham? Jawabannya hanya satu, yaitu paham. Si kecil dan bunda, sama-sama memahami satu dengan lainnya. Nah untuk bisa saling memahami, syaratnya antara bunda dan si kecil harus ada kedekatan.

Selain itu jika anak merasa dekat, maka ia akan lebih mudah untuk menerima nasehat dari kita. Anak lebih mudah memahami dan merasakan langsung bagaimana maksud orangtua terhadapnya ketika mereka saling dekat.

Sebenarnya tidak sulit lho bunda menjalin kedekatan dengan si kecil! Bunda hanya butuh waktu untuk menyempatkan diri agar bisa berkomunikasi secara intens dengan si kecil.

Berikut tipsnya:

1.    Mengajak Anak Bercerita

Sudah menjadi sifatya bahwa anak suka mendengarkan cerita. Oleh karenanya ajaklah si kecil bercerita. Karena biasanya nasehat maupun pesan penting akan lebih mudah dipahami jika disampaikan melalui cerita. Cerita juga bisa dijadikan cara untuk mengawali suatu komunikasi. Cerita apa saja ya? Bunda bisa memulainya dengan mengarang cerita, atau memancing suatu pertanyaan agar si kecil yang bercerita, misalkan: saat memandikannya, menggedong, menemani si kecil tidur, atau bahkan saat mensuapinya.

2.    Mengajak Si Kecil Berdoalog Sejak Dini

Meski si  kecil belum mengerti, atau bahkan belum bisa berbicara sekalipun, tetap ajak ia berbicara. Minimal ia akan memperhatikan gerakan bibir bunda, saat bunda mengucapkan suatu kata. Dan terpenting ia akan menatap mata bunda dengan penuh semangat. Dengan begitu ia akan belajar tentang bagaimana cara berkomunikasi yang nantinya akan meningkatkan kosakatanya sekaligus kemampuan berbahasanya.

3.    Jadilah Pendengar yang Baik

Butuh kesabaran, memang. Karena celotehan si kecil kadang sulit dimengerti dan tidak ada habisnya. Semua yang terlintas dipikirannya, sebagai hasil apa yang dilihat dan didengarnya akan ia sampaikan pada Bunda. Nah, saat itulah bunda bisa memberikan pengetahuan yang seluasnya pada si Kecil. Sebagai catatan peneting adalah: “Memberikan informasi saat anak bertanya, akan lebih mudah diterima daripada saat ia melakukan aktivitas lain”.

4.    Segeralah Memberikan Jawaban


Saat si kecil bertanya, lalu bunda Menunda menjawab, sama halnya menurunkan motivasinya untuk bertanya. Hati-hati bunda, karena jika hal ini berlangsung terus menerus, bisa-bisa si kecil akan menjadi pendiam dan tidak bertanya lagi kepada kita sebagai orang tuanya. Selain itu jawaban yang mengecewakan juga bisa menurunkan daya imajinasi dan kreativitas dalam bertanya. Nah, kita sendiri khan yang rugi?

5.    Fokus Mendengarkan 

Saat ini, dengan perkembangan teknologi digital yang semakin maju, penggunaan gadget oleh kebanyakan orang juga semakin tinggi frekwensinya. Kadang tanpa disadari, saat di kecil bertanya para Bunda masih saja enggan berpaling dari gadgetnya. Hasilnya menjawab, tapi mata tetap tajam menatap gadget. Ehhmmm …. Kalau bunda diposisi Si Kecil, gimana coba perasaan Bunda?

Intinya saat Bunda menjawab atau menanggapi celotehan Si Kecil jangan sampai sambil melakukan aktivitas lain. Saat Bunda menatap dan memandangnya ketika sedang bercerita ia akan merasa diperhatikan. Saat itulah Si Kecil sedang belajar mengenal etika dalam berbicara atau berhadapan dengan orang lain.

6.    Menanggapi dengan Serius 

Apapun yang disampaikan Si Kecil pada bunda, tentang gambar, mainan atau benda-benda di sekitarnya, coba diperhatikan. Bunda harus berusaha meresponnya dan  menanggapi dengan serius. Memberikan komentar dan penjelasan yang memuaskan hatinya. Ini akan membangun kualitas hubungan dengan si kecil.

Ekspresi wajah serta gerakan tubuh Bunda akan mencerminkan seberapa serius Bunda menanggapi Si Kecil. Disamping itu kadang bahasa anak juga sulit dipahami. Dengan melihat kesungguhan anda menanggapinya, si kecil juga akan berusaha memperjelas tentang apa yang dimaksud dengan bahasa tubuhnya.

7.    Tunjukkan Ekspresi Bunda

Anak lebih mudah memahami ekspresi wajah kita ketimbang kata-kata. Oleh karenanya ekspresikan dengan baik saat Bunda merasa kagum, gembira atau perhatian. Contoh: Saat Si Kecil habis terjatuh, lalu Bunda sedang berusaha menenangkan, tunjukkan perhatian. Buat Si Kecil tahu bahwa Bunda tahu tentang apa yanag ia rasakan. Ekspresi perhatian yang Bunda tunjukkan akan mampu mengurangi rasa sakitnya.

8.    Jangan Cepat Membuat Kesimpulan 

Jangan terlalu cepat menyimpulkan tentang apa yang dimaksud si kecil. Sebaiknya dengarkan sampai ia selesai menjelaskan. Sehingga anda tahu betul apa yang diinginkan oleh si kecil. Ini untuk menghindari terjadinya salah interpretasi.

Inilah cara menjalin kedekatan dengan Si Kecil yang bisa Bunda lakukan.
Semoga bermanfaat!

Thursday, 14 September 2017

Penerapan Stimulasi Kecerdasan dalam Konferensi Ayah Bunda Platinum Morinaga


Penerapan Stimulasi Kecerdasan dalam Konferensi Ayah Bunda Platinum Morinaga 

Sore itu, saya ingin menyampaikan informasi ke suami akan adanya Seminar persembahan Morinaga yang mengangkat tema tentang konsep dan penerapan aktifitas  stimulasi anak agar tumbuh menjadi Generasi Platinum yang multitalenta. Saya menganggap acara ini sangat bermanfaat, terutama bagi Ayah Bunda yang masih memiliki anak usia balita seperti saya. 

"Pa, Morinaga sedang mengadakan Konferensi Ayah dan Bunda", Saya mencoba mengawali pembicaraan.

Sementara suami belum memberikan tanggapan dan masih asyik dengan handphonenya. Sayapun mencari cara,

Monday, 4 September 2017

Rambak Ikan Patin Khas Sidoarjo


Saya sekeluarga suka banget ama yang namanya kerupuk kulit atau yang biasa disebut rambak. Tetapi rambak yang saya kenal adalah rambak dari kulit sapi dan rambak dari kulit ikan kakap. Kalo rambak dari kulit ikan kakap memang agak sulit sich didapat.

Saya biasanya ketemunya pas jalan-jalan ke daerah kenjeran, baru dapat kerupuk ini. Sayangnya makanan favorit ini, tidak begitu disukai sama anak saya yang paling kecil. Alasannya sederhana, "Adik nggak kuat nggigit Ma!". Apa benar keras kerupuknya? Eit ... tunggu dulu. Ini hanya ucapan si adik saja, pasalnya adik giginya habis karena suka makan permen. Gigis bahasa umumnya.

Bercerita soal rambak, saya dibuat terpesona dengan produk baru Rambak Patin

Sambal Pecel Bu Luthfi, Rasa Lebih Mantap dari yang lainnya


 Salah satu sambal yang menjadi favorit saya adalah sambal pecel. Mengapa? Bukan karena alasan pedas dan enak saja saya memilihnya. Namun lebih dari itu. Yaitu karena Sambal pecel memiliki kandungan gizi yang tinggi. Sambal pecel terbuat dari

Jamu Beras kencur Sinom Seger Buger



Dulu... waktu saya masih kecil sering dibikinkan jamu beras kencur sama nenek. Alasannya supaya supaya mau makan, hehe ... iya sich waktu kecil saya susah banget makannya. Biasaya nenek membuatkan seminggu 2X. Tapi jamu bikinan nenek berbeda dengan jamu lain. Jamunya nenek rasanya

Friday, 25 August 2017

Royal Golden Eagle, Menyelamatkan Paru-paru Dunia Dari Riau

 

Tuhan menciptakan hutan sebagai penjaga keseimbangan iklim dan produsen oksigen. Kawasan pepohonan tersebut bisa diibaratkan sebagai paru-paru bagi dunia. Sadar tentang arti penting hutan, Royal Golden Eagle (RGE) berusaha menyelamatkan hutan.

Salah satu penyelamatan hutan

Saturday, 12 August 2017

SGM Bunda Gelar Festival Ngidam di Surabaya



Festival Ngidam SGM Bunda merupakan festival kehamilan pertama dan terbesar di Indonesia. Acara ini berlangsung selama 5 - 6 Agustus 2017 di Royal Plaza. Tujuannya sebagai aktivitas edukasi yang lengkap serta menyenangkan yang diperuntukkan pada bunda yang sedang hamil. Karena kebiasaan bunda yang sedang hamil