UA-83233104-1

bintang jatuh br

Tuesday, 28 February 2017

Menikah 14 Tahun Suami Tak Pernah Marah



Assalamualaikum, Wr, Wb.

Postingan ini saya buat sebagai bentuk rasa haru dan bahagia saya, yang tidak saya sadari bahwa ternyata saya tidak pernah dimarahi suami meski sudah menikah selama 14 tahun lebih, hampir 15 tahun.
Ceritanya, dua hari yang lalu saya mengikuti seminar parenting oleh Ustadz Cahyadi Takariawan bersama sang istri Ustadzah Ida Nur Laila.

Tema yang dibahas adalah "Keluarga Kunci Sukses Ananda". Dimana sebagai orang tua kita harus bisa dan jeli melihat peluang cara mendidik yang bagaimana yang mampu menghantarkan anak-anak menjadi sukses dunia dan akhirat. Diantaranya adalah sebagai pasangan (suami, istri), kita harus kompak. Harus memiliki misi dan visi yang sama. Dengan menyamakan misi dan visi ini, maka kita bisa memiliki pola asuh yang sesuai. Dalam prakteknya, sebagai orang tua kita harus bisa menahan dan mengendalikan emosi saat menghadapi anak. Sebaiknya jngan ada amarah. Karena marah adalah bukan bagian dari pendidikan. sehingga jika ada orang tua yang bilang, "Saya marahi dia ... biar dia tahu ... ". Adalah kurang tepat. Karena marah adalah sebuah pelampiasan emosi sesaat. Dan ini justru yang akan membentangkan jarak antara orangtua dan anak. Kedekatan orang tua dan anak akan semakin jauh, sehingga kata-kata orang tua tak lagi mendapat perhatian anak.

Berkaitan dengan topik marah, Ustadz Cahyadi bertanya, "Siapa dari bapak-bapak yang tidak pernah dimarahi Istri?.

Saya menunggu, barangkali ada bapak yang angkat tangan. Sayapun menoleh ke suami, dalam hati bertanya-tanya, "Kira-kira angkat tangan apa nggak ya?".

"Ah ... ternyata enggak!", saya evaluasi diri, "Ooo iya saya pernah marah. Hehe ...".

Ustadz Cahyadipun mengulangi pertanyaan. Dan memang benar, tak ada satupun bapak yang angkat tangan. Itu artinya tak ada satupun istri yang tidak pernah marah pada suaminya. Duuh ... kasihan juga ya bapak-bapak! *jadi baper

Lalu Ustadz Cahyadi bertanya pada kelompok ibu-ibu. "Siapa diantara ibu-ibu yang tidak pernah dimarahi oleh suami?". Sayapun angkat tangan. Lalu terdiam sejenak berpikir, dan bertanya pada diri sendiri, "Pernah nggak ya, dimarahi suami?"."Oh iya bener, nggak pernah dimarahi ...". Lalu sayapun dengan bangganya angkat tangan tinggi-tinggi, tanda bahagia. Bayangan saya kalaupun ada banyak ibu-ibu yang bahagia karena nggak pernah dimarahi oleh suaminya, saya termasuk didalamnya. Alhamdulillah ...

Ustadz Cahyadipun mempersilahkan bagi ibu-ibu yang merasa tidak pernah dimarahi oleh suaminya untuk maju ke depan. Saya maju ke depan. Karena kebertulan saya duduk dikursi paling depan sayapun melangkah lebih dulu ke depan. Lalu Ustadz meminta saya untuk memanggil suami. Saya panggil suami yang kebetulan duduk paling depan juga pada deretan kursi bapak-bapak.

Awalnya suami seperti menolak dan enggan saya panggil ke depan. Mungkin malu, harus maju ke depan menghadap lebih dari 500 orang peserta seminar.

Masya Allah ... Diluar dugaan, ternyata ibu-ibu yang angkat tangan hanya saya seorang diri. Sementara yang lainnya adalah kategori yang pernah dimarahi suami. Subhanallah .... saat itu saya baru menyadari bahwa selama ini Allah memberikan kenikmatan yang luar biasa dalam kehidupan pernikahan kami. Saya menjadi terharu .... akan kenikmatan Allah yang selama ini melingkupi rumah tangga kami dan tak begitu saya perhatikan. Tak kuasa air mata saya mengucur deras tanpa bisa dibendung, apalagi melihat suami saat kita sudah sama-sama di depan audien dan berhadapan terlihat meneteskan air mata pula, spontan kamipun berpelukan. Dan tangis kitapun pecah, meski kita berusaha menahannya sekuat tenaga.

Ustadz Cah-pun bertanya, "Bagaimana kok bisa tidak pernah marah pada istri?".
Juga pertanyaan ditujukan pada saya, "Kok bisa sampai nggak pernah dimarahi suami apa tipsnya?".
Sebetulnya ingin sekali saya menyampaikan "resep" agar tidak pernah dimarahi suami. Tapi karena saya ketika itu yang agak "Syok" mendapat apresiasi menjadi ibu satu-satunya yang tidak pernah dimarahi suami, maka melalui tulisan ini saya ingin menjabarkannya.

Sebetulnya bukan perasaan marahnya penekannya, tapi pada bagaimana kita menyapaikan rasa marah tersebut?

Pertama, tentang "marah" itu sendiri. Marah pada pasangan, bisa terjadi oleh beberapa sebab:

1. "Self Control" emosi (Kontrol diri).

Kontrol diri yang saya maksud adalah bagaimana cara seseorang melihat suatu permasalahan. Reaksi pertama: Ada seseorang yang tersinggung hanya karena dirinya diingatkan untuk mampir ke ATM sepulang kerja. Ada seorang istri yang mengingatkan suaminya untuk mampir ke ATM untuk mengambil transferan gaji. Seorang suami ada yang tersinggung, karena merasa di "Dikte", karena menurutnya tanpa disuruhpun ia pasti akan mengambilnya. Reaksi kedua: ada pula suami yang hanya tersenyum dan bilang, "Iya sayang ...." seraya mengecup kening istrinya. Lalu berangkat kerja.

Reaksi suami pertama menandakan self control yang kurang. Jika hal ini ditambah sang istri yang self controlnya juga kurang, maka reaksi istri akan dongkol. Ada rasa kecewa yang terpendam sesaat suaminya berangkat kerja. Karena rasa yang tersimpan dan tidak nyaman ini, maka akan terbawa hingga saat istri menghadapi anak atau sampai suami pulang kerja. Jawaban singkat yang tidak mengenakkan ini akan membuat pasangan merasa tersinggung. Mungkin anda (suami/istri) tidak menyadarinya, dan menganggap kecil permasalahan ini. Padahal tanpa disadari keduanya sedang membangun kebiasaan buruk, yaitu: membiarkan pasangan tersinggung. Dimana dari hal kecil ini akan berpotensi memunculkan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya yang lebih besar.

Pada reaksi suami kedua, adanya self control yang bagus dari suami. Dimana suami menganggap apa yang disampaikan istrinya adalah bentuk perhatian. Tak perlu ada rasa tersinggung, Suami merasa apapun yang diucapkan istri yang bermakna positif, mau disampaikan berbisik, atau bersuara agak keras sekalipun, tetap dianggapnya sebagai perhatian. Ini akan berlaku sebaliknya, suami terhadap istri atau istri terhadap suami.

Intinya sebagai cara paling ampuh membantu pasangan untuk memperkuat "self control" emosi adalah kata-kata yang diucapkan sebagai penunjuk rasa perhatian, dan dibarengi dengan bahasa tubuh yang menyenangkan. Misalnya: cubitan lembut, belaian, tatapan yang menentramkan, atau senyuman.

2. Target system. Pasangan merasa kecewa.

Ini berkaitan dengan apa yang diharapkan suami/ istri terhadap pasangannya. Ada suami yang perfeksionis. Sepulang dari kerja ingin istrinya sudah menyiapkan segala keperluannya, termasuk handuk, teh bangat plus camilan, air hangat untuk mandi, dll. Rumah harus bersih, barang-barang rapi dan tak ada yang berantakan, Anak-anak sudah berpakaian rapi dan duduk manis di ruang tengah. Begitu papanya pulang tak boleh ada yang berisik. Bisa kita bayangkan, betapa sulitnya seorang istri selama 24 jam harus menjaga barang-barang tersebut tetap berada pada tempatnya. Sementara anak-anak dalam masa perkembangannya menuntut sikap aktif, kreatif, dan eksploratif.

Kondisi ini akan membuat sebagian besar suami lekas marah. Menganggap semua yang ada dihadapannya berantakan. Karena konsidi capek pinginnya semua permasalahan beres, tak ada yang salah. Semua sempurna sesuai dengan keinginannya. Sehingga jika tidak sesuai akan sangat membebani. Tapi ingat, justru target andalah yang sebetulnya membebani.

Mungkin akan lebih baik jika anda sedikit mengendorkan "Target system", dan menggantinya dengan toleransi sistem. Yaitu dengan mengajak anak-anak termasuk sang istri untuk bersama-sama merapikan kembali barang yang berantakan. Ketahuilah ... bahwa tak pernah anda bayangkan bagaimana bahagianya dan riangnya anak-anak saat membuat barang-barang tersebut berantakan? Mereka dengan senyum lebarnya membuat sebagai imajinasi saat mempermainkan barang-barang tersebut. Itu awalnya. Endingnya, buat pula anak-anak tetap tersenyum dan tertawa saat mengembalikannya. Percayalah .... istri tak akan mudah marah, jika suaminya tidak pemarah. dan sebaliknya. Suami tak akan marak, jika sang istri tidak marah. Deal khan Bu ... Pak ...?

3. Privacy. "Privasi pasangan terusik"

Pernikahan itu menyatukan dua hati. Jika seseorang sudah menikah, seharusnya tidak ada lagi "Kamu" dan "Aku" yang berkaitan kepemilikan. Tapi yang ada menjadi "Kita". Saya sependapat dengan oleh Ustadz Cah, "Jangan ada yang dirahasiakan!" dalam pernikahan. Memang, sebaiknya masing-masing pasangan menjadi "Plong" perasaannya, karena tidak perlu ada yang ditutup-tutupi. Tak ada yang dirahasiakan. Termasuk: password, dan sejenisnya. Karena setiap orang yang memiliki rahasia, maka ia akan berusaha berbohong untuk menutupi rahasianya. Dan jika seseorang telah berbohong di suatu hari, meski hanya sekali, maka ia akan membuat kebohongan-kebohongan lagi untuk menutupi kebohongan pertamanya suatu hari nanti.

Tips buat suami agar istri tidak mudah marah:

1. Jangan menunjukkan sikap tegang dan kaku. Tersenyumlah! Karena senyum suami akan meluluhkan amarah istri.
2. Tunjuukkan sikap perhatian. Kalimat-kalimat perhatian yang diberikan suami mampu menghilangkan kelelahan istri.
3. Beri pujian. Karena dengan pujian istri akan merasa lebih dihargai. Percayalah, jika istri merasa dihargai, maka ia akan ingin melakukan lebih baik lagi untuk menyenangkan suami.
4. Beri hadiah. Karena hadiah dari orang yang dicintai akan meyakinkan istri bahwa dirinya masih tetap dicintai.
5. Bersikaplah lembut pada istri. Karena hanya sikap lembutlah hati wanita itu akan luluh.
6. Jangan mengkhianatinya. Karena rasa dikhianati itu akan membakas sampai kapanpun dan nggak mudah hilang.
7. Teguslah dengan jelas, jangan dengan marah. Karena kemarahan suami akan memancing kemarahan istri. 

Tips buat Istri agar suami tidak pernah marah:

1. Harus pandai membagi waktu. Jangan terlenakan oleh gadget.
2. Harus tahu hal yang disukai suami.
3. Jangan mengomel. Kemukakan dengan jelas tanpa emosi. 
4. Curhatlah atau sharing dengan suami tentang bebagai permasalahan.
5. Mintalah suami menemani saat penting anda. Minimal untuk menunjukkan tentang jobdes atau kesibukan anda selama ia tidak disamping anda.
6. Suami juga butuh perhatian. Mulailah dengan membuatkan makanan kesukaannya.
7. Jangan terlalu menuntut pada hal yang sulit dilakukan suami. Sebaiknya setiap permasalahan pikirkan berdua jalan keluarnya.
8. Jangan hilangkan hal-hal kecil yang membuat anda dulu merasa sangat mencintainya. Misalnya; colekan sayang, lirikan, senyuman, cubitan mesra, dll. Bisa juga dengan kata-kata.
 
 Sebagai pondasi, kembali ke kodrat masing-masing.
Istri/ suami, bagaimana menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab: menjaga setiap hubungan dengan baik: sebagai Makhluk ciptaan Allah (hubungan kita dengan Sang Pencipta), sebagai istri/ suami, sebagai ibu, dan sebagai masyarakat dengan lingkungan sosialnya (saudara, teman, tetangga, dll).

Ajaklah pasangan untuk selalu mendekat pada Allah. Dan cintailah pasangan karena Allah.

Semoga bermanfaat, mohon maaf jika ada yang salah.
Wassalamualaikum, Wr. Wb.


Thursday, 12 January 2017

Jagalah Shalatmu

sumber gamb. dari google
  Assalamualaikum .... Apa kabar semuanya ...

Kita saling memotivasi yuuk!!

"Mari kita jaga Shalat kita "

Pernahkah anda merenungkan, mengapa kadang kita begitu berat untuk bisa komitmen mendahulukan shalat daripada urusan lainnya? Mengapa kadang urusan kita dengan Allah menjadi begitu mudah kita kesampingkan? Begitu ringan untuk menunda? Sementara membalas koment WA atau FB seakan hal yang harus segera dilakukan dan tak bisa ditunda?

Jawabannya adalah: Pikiran kita kadang masih begitu besar memprioritaskan urusan dunia. Ini juga menjadi koreksi terhadap diri saya sendiri.

Kalau kita renungkan, Dalam hidup, disetiap kesempatan sebenarnya kita selalu diberi 2 kompensasi. Menyenangkan dan tidak menyenangkan (Enak dan tidak enak). Kedua kompensasi tersebut yang pasti dan akan kita terima.

Pertanyaannya, apakah bisa kita memilih salah satu saja, yang enak-enak saja misalnya?

Bisa, tapi hanya pada waktunya saja. Sementara bentuk kompensasinya, kita tak bisa meniadakan salah satunya. Karena tetap kita menerima keduanya: enak dan tidak enak.

Saat kompensasi enak kita minta/ pilih diawal atau sekarang (di dunia), maka tinggal kompensasi tidak enak yang kita simpan dan menjadi investasi di akhirat nanti. Sementara, jika kompensasi tidak enak yang kita minta sekarang, maka kompensasi enak atau meyenangkanlah yang menjadi investasi kita kelak.

Mensegerakan urusan dengan Allah itu memang terasa agak ribet. Kadang terasa berat. Kita serasa dipaksa. Dipaksa memerangi hawa nafsu. Saat sedang mengantuk, saat sedang tidak fit, kita dipaksa menghilangkan rasa malas, dan mengubahnya menjadi semangat. Agar shalat tetap tidak ditinggalkan.

Dipaksa istighomah. Saat tiba jadwal perkumpulan di majelis taklim atau pengajian menunggu, sementara jadwal jalan-jalan ke mall dengan keluarga nyaris tak bisa ditunda. Saat belajar menambah ilmu agama menjadi tak begitu menarik dibandingkan menonton sinetron atau acara menarik lainnya yang tak boleh absen, karena akan ketinggalan jalan cerita. Padahal menuntut ilmu agama sangat banyak manfaatnya.

Rasulullaah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:
 من غدا إلى مسجد لا يريد إلا أن يتعلم خيرا أو يعلمه ، كان له كأجر حاج ، تاما حجته
"Barangsiapa yang pergi ke masjid, tidaklah diinginkannya (untuk pergi ke masjid) kecuali untuk mempelajari kebaikan atau untuk mengajarkan kebaikan. Maka baginya pahala seperti orang yang melakukan haji dengan sempurna." (HR As-Suyuyhi disohihkan Al-Albaniy dalam at-targhiib, 86)

Dipaksa menunda. Saat negosiasi dengan klien hampir deal, dan kita akan enggan untuk meletakkan gadget. Saat kita sedang browsing/ searching, dan hati akan merasa sayang pencarian diputus. Padahal suara adzan sudah semakin lama berlalu, hingga nggak terasa waktu shalat sudah hampir habis dan nyaris terdengar lagi suara adzan untuk waktu shalat berikutnya.

Masyaallah ....  Padahal shalat kita hanya butuh waktu sekitar 10 - 15 menit saja, bahkan bisa kurang.

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda : “…Seandainya orang-orang mengetahui pahala azan dan barisan (shaf) pertama, lalu mereka tidak akan memperolehnya kecuali dengan ikut undian, niscaya mereka akan berundi. Dan seandainya mereka mengetahui pahala menyegerakan shalat pada awal waktu, niscaya mereka akan berlomba-lomba melaksanakannya. Dan seandainya mereka mengetahui pahala shalat Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan jalan merangkak.” (HR. Bukhari).

Hadits Buraidah, berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Perjanjian antara kami dengan mereka adalah shalat. Barangsiapa yang meninggalkannya, maka ia kafir.” (Ahmad dan Ashabussunan)

Andaikan kita mau,menjadikan urusan dengan Allah lebih utama dari yang lainnya......
Andaikan kegiatan keagamaan lebih bagus dan bermanfaat dari pada sekedar nongkrong dengan teman atau jalan-jalan ke mall......
Dan andaikan kita bisa menunda waktu sedikit saja dari urusan dunia....
Maka, segala urusan Insyaallah akan dimudahkan. Bila sakit akan diberi kesehatan. Jika malas atau lemah akan diberi kekuatan. Dan bisa jadi rejeki kita akan ditambah lagi yang lebih besar. Amiin ....

Ibadah yang dijadikan Allah sebagai barometer hisab amal hamba-hamba-Nya di akhirat, adalah SHALAT “Awal hisab seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik maka seluruh amalnya baik, dan apabila buruk maka seluruh amalnya buruk.” (HR. At-Thabrani)

Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa menjaga Shalat. Amiin .. Amin Ya Rabbal Alamin.


*Jika dirasa bermanfaat boleh dishare


Sunday, 25 December 2016

Kenapa Banyak Orang Suka Belanja Online?

Banyaknya keuntungan dan keunggulan dengan berbelanja online, membuat banyak orang kini makin menggemari belanja lewat internet. Cukup dengan membuka website belanja online, dengan cepat kita bisa menemukan produk yang kita inginkan.

Kita pun bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja. Bahkan misalnya saat ini Anda sedang dalam situasi santai, seperti sedang mengenakan pakaian tidur sekalipun, tetap bisa berbelanja barang yang dibutuhkan.

Itulah mengapa sejak diluncurkan pada tahun 2015 lalu MatahariMall.com kian melejit pertumbuhannya. Bahkan kini situs ini merupakan salah satu toko online terbesar di Indonesia.






Nah untuk Anda yang mungkin belum paham mengapa harus berbelanja online, berikut ini kenikmatan yang bisa Anda rasakan.

1. Nyaman.

Ya, dimana lagi Anda bisa lakukan belanja saat tengah malam dengan hanya mengenakan pakaian tidur saja? Hanya dengan belanja online hal itu bisa Anda rasakan. Anda bisa belanja kapanpun Anda mau dan tak perlu repot antri di kasir seperti halnya kalau Anda datang ke toko atau minimarket.
Bahkan Anda pun belanja dalam waktu cepat sekalipun Anda tengah sibuk sekalipun. Dengan kata lain, belanja cara ini lebih praktis dan lebih hemat waktu.
Belanja di toko online terbesar di Indonesia MatahariMall.com bisa Anda lakukan 24 jam tanpa hari libur. Jadi meski hari ini merupakan hari libur Anda bisa langsung beli barang yang Anda inginkan itu.

2. Harga yang lebih murah.

Ini salah satu keunggulan dari belanja online di MatahariMall.com. Sale maupun diskon berlangsung sepanjang waktu. Jadi kita sebagai konsumen bisa mendapatkan harga terbaik.

3. Pilihannya paling banyak dan lengkap.

Untuk mendapatkan produk tertentu dari berbagai brand lebih mudah di MatahariMall.com. Karena memang toko online yang satu ini paling lengkap. Anda mau cari produk apapun tersedia. mau cari produk fashion, HP, jam tangan, koper, komputer, otomotif, semuanya tersedia dengan lengkap. Bahkan untuk pulsa pun tersedia.

So, memang lebih mudah untuk menemukan segala kebutuhan Anda. Tidak perlu repot untuk pindah-pindah website, karena semuanya ada di MatahariMall.com.

4. Tak perlu keluar biaya tambahan.

Kalau Anda datang ke mall perlu biaya transportasi, ongkos untuk parkir, biaya valet dan mungkin juga perlu makan dan minum. Nah, semua itu tidak perlu Anda alami kalau beli online. Karena yang Anda butuhkan hanyalah akses internet aja, terus pilih deh barang yang diinginkan.

5. Bebas macet.

Ya, kalau Anda mau datang ke toko, apalagi bagi Anda yang tinggal di kota-kota besar pasti harus siap untuk menembus kemacetan. Hal tersebut tidak perlu Anda alami kalau belanja online. Cukup buka website MatahariMall.com dan dalam sekejap Anda bisa pilih barang yang Anda sukai.

6. Bisa belanja di mana saja.

Saat Anda sedang berada di dalam mobil, menunggu jadwal keberangkatan di bandara, atau bahkan saat nongkrong santai di rumah. Anda bisa membeli benda yang Anda inginkan dengan cepat dan mudah.

Ya, itulah sejumlah keuntungan yang Anda bisa rasakan sendiri saat berbelanja online. Mungkin masih banyak alasan lainnya, seperti mudah untuk menemukan barang yang mungkin sulit ditemukan di sekitar kita. Dengan begitu, sama artinya berbelanja online itu membuka akses bagi kita untuk mendapatkan barang apapun secara cepat dan mudah.

Monday, 5 December 2016

Bebaskan Indonesia dari HIV melalui GERMAS

www.bundasugi.com


Perilaku manusia, selalu mengalami perubahan terkait dengan tuntutan zaman. Seperti halnya yang terjadi di Negara-negara lain, Indonesiapun demikian. Sebuah data mengungkapkan bahwa dalam 30 tahun terakhir terjadi perubahan pola penyakit terkait dengan perilaku manusia. Penyebab terbesar penyakit dan kematian adalah: penyakit menular dan penyakit tidak menular. Penyakit menular contohnya: Infeksi saluran pernapasan atas, tuberculosis dan diare.

Sementara penyakit tidak menular disebabkan oleh: tekanan darah tinggi, stroke, jantung, kanker, dan kencing manis.

Berikut beberapa aktivitas yang dapat menyebabkan penyakit tidak menular adalah:
-    Kurangnya aktivitas fisik
-    Kurangnya komsumsi buah-buahan dan sayuran
-    Minum alcohol
-    Merokok
-    Buang air besar sembarangan

Seperti yang telah disampaikan oleh bapak drg. Oscar Primadi (Biro Komunikasi dan Layanan Kesehatan Masyarakat ) dalam sebuah Temu Blogger Kesehatan bersama Kementerian Kesehatan. Acara yang mengambil tema “Menuju Indonesia Sehat” ini berlangsung pada tanggal 1 Desember 2016, bertepatan dengan peringatan Hari AIDS sedunia, di Hotel Tunjungan Surabaya.

Temu blogger kesehatan bersama Kemenkes RI, di Hotel Tunjungan

Menurutnya bahwa penyakit tidak menular harus dicegah, yaitu melalui: GERMAS yang disingkat dari kata Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Gerakan inilah yang sedang dikampayekan oleh kementerian kesehatan sebagaimana tema yang digelar pada peringatan Hari AIDS Sedunia di tahun 2016 ini.

“Mari Kita Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV”. Pengambilan tema ini sebagai upaya  Pemerintah bersama masyarakat untuk mengutamakan promotif dan preventif dalam Pembangunan Kesehatan. Termasuk upaya Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS.


GERMAS hendaknya dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kenidupan sehari-hari pada Individu, keluarga, dan masyarakat.

Lalu menggerakkan institusi dan organisasi terkait. Antara lain: akademisi, dunia usaha, dan organisasi masyarakat. Selain itu lebih penting lagi adalah dukungan pemerintah pusat serta daerah dalam menyediakan: kurikulum penddikan, fasilitas olah raga, ketersediaan sayur dan buah-buahan, adanya fasilitas kesehatan, fasilitas transportasi, dibangunnya kawasan bebas rokok, lalu taman untuk beraktivitas, biro layanan masyarakat, car free day, dan sebagainya.



Epidemi HIV AIDS Nasional

Materi ini disampaikan oleh dr. Wiendra Waworuntu, M. Kes (Direktur P2PML, Kemenkes RI). Bahwa situasi epidemic HIV AIDS nasional saat ini menuntut adanya kebijakan program pencegahan dan pengendalian tersebarnya HIV – AIDS.

HIV diambil dari istilah Human yang berarti manusia, lalu Immunodeficiency yaitu karena menurunnya sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh gagal melawan infeksi. Dan V diambil dari kata Virus, yaitu virus yang hanya terdapat di dalam tubuh manusia dan menyebabkan turunnya kekebalan tubuh. Jadi tubuh gagal melawan infeksi.

AIDS diambil dari kata Acquired (didapat atau ditularkan oleh orang lain), Immune (kekebalan tubuh), Deficiency (Penurunan atau kekurangan), Syndrome (kumpulan gejala). Artinya kumpulan gejala (infeksi opotunistik) yang disebabkan oleh penurunan kekebalan tubuh akibat tertular virus HIV dari orang lain.
Menurut data terungkap bahwa penderita HIV hingga Desember 2015 telah mencapai 191.073 orang yang terinfeksi HIV di Indonesia. Wow …. Ini sebuah angka yang luar biasa. Karena ternyata penderita HIV

AIDS di Indonesia cukup banyak. Dan Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan kasus HIV  tinggi, bersama dengan provinsi DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Jumlah kasus AIDS tertinggi adalah pada ibu rumah tangga, yaitu sebanyak 10.626 orang. Sementara tenaga non professional atau karyawan sebanyak 9.603 orang. Wiraswasta sebanyak 9.439 orang, petani/ peternak/ nelayan sebanyak 3.674 orang, buruh kasar 3.191 orang, PSK atau penjaja seks sebanyak 2.578 orang, lalu PNS 1.819 orang, dan anak sekolah atau mahasiswa sebanyak 1.764 orang.

Berdasarkan data – data ini kemenkes membuat strategi pencegahan dan pengendalian HIV AIDS yang difokuskan pada pendekatan keluarga dan masyarakat.

Penularan HIV dapat terjadi karena 3 sebab:
  1. Hubungan seks tidak aman. Yaitu bisa heteroseksual atau homoseksual.
  2. Darah. Yaitu melalui: tranfusi darah atau jarum suntik yang tercemar.
  3. Ibu ke bayi. Yaitu: melalui proses kehamilan, melahirkan, dan menyusui.
Untuk mengetahui seseorang terinveksi HIV atau tidaknya dapat diketahui melalui Tes HIV. Tes ini dapat dilakukan secara sukarela atas dasar keinginan sendiri, atau berdasarkan anjuran dari petugas kesehatan.

Cara tes HIV

Pertama-tama pasien akan mendapat layanan konseling yang dilakukan oleh seorang konselor terlatih (sekitar 10 – 15 menit). Lalu dari konselor tersebut akan memberi rujukan perlu dilakukan tes atau tidak. Bila memang dianjurkan tes, maka petugas akan segera melakukan tes, yang sebelumnya pasien akan diminta untuk menandatangani persetujuan atau menolak untuk tes HIV. Selanjutnya akan dilakukan tes dengan cara pengambilan darah pasien.
Tak perlu khawatir dengan tes HIV, karena Konselor atau petugas kesehatan akan menjaga kerahasiaan pribadi anda. Hasil tes HIV (negative atau positif) akan diberikan langsung kepada anda oleh orang yang sama.

Bagaimana pengobatan pada ODHA?

ODHA (orang dengan HIV AIDS) harus mendapatkan penanganan langsung. Lebih cepat penanganannya, maka besar kemungkinan proses penyembuhannya juga lebih cepat.
Untuk pengobatan pada ODHA dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu: secara medis maupun secara alami.

Untuk perawatan secara medis biasanya dilakukan dengan:

👉 Terapi Anti Retroviral, biasa disebut dengan ART (Anti Retroviral Therapy).
Obat ini bekerja dengan cara menghambat perkembangan virus, sehingga bisa memberikan harapan hidup yang lebih panjang pada pasien. Melihat cara kerjanya obat ini tidak bisa menyembuhkan, akan tetapi hanya memperlambat perkembangan virus itu sendiri. Untuk ibu hamil penggunaan obat ini tidak dianjurkan, karena beresiko virus akan menular ke janin. Pemakaian obat ini akan menimbulkan efek kepala pusing, mual, gangguan tidur, dan efek psikis lainnya.

👉 Obat Anti Retroviral
ARV adalah jenis obat yang dikembangkan dengan tujuan untuk menghentikan kerusakan sel dalam tubuh akibat HIV. Cara pengobatan ini bisa digunakan dengan tujuan untuk memperkuat system kekebalan tubuh, sehingga dapat menghindari  terjadinya kerusakan sel tubuh yang lebih parah lagi. Pemakaian obat ini dibutuhkan seumur hidup bagi penderita HIV AIDS. Karena jika pengobatan dihentikan, maka tubuh akan lebih resisten terhadap virus. Namun sayangnya obat ini memiliki efek samping yang membahayakan, diantaranya: kerusakan hati, ginjal, infeksi paru-paru, infeksi pankreas, infeksi saluran pencernaan, Pneumonia, kanker, kerusakan syaraf, serta gejala-gejala  lainnya, seperti: gatal, mual, sakit kepala, daya tahan tubuh menurun, flu, demam, diare, dan sebagainya.

👉 Obat ARV untuk Ibu Hamil
Ibu hamil yang menderita HIV membutuhkan obat ARV, karena obat ini dapat mencegah penularan virus ke janin dalam kandungan. Karena jika tidak, maka kemungkinan besar janin akan tertular virus, sehingga bayi yang terlahir menjadi terinfeksi HIV. Selain itu bagi ibu yang terinfeksi HIV,  dianjurkan untuk melahirkan secara cesar dan juga dilarang menyusui bayinya. Hal ini untuk mencegah bayi tertular virus tersebut.

Dalam Kampanye Peduli HIV AIDS ini, Menkes mengajak masyarakat melakukan gerakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV AIDS. Antara lain: menghimbau agar masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penularan HIV. Selain itu juga sosialisasi guna menumbuhkan kesadaran tentang perlunya tes HIV untuk semua orang, serta perlahan menghilangkan stigma untuk penderita HIV yang selama ini kurang bisa diterima di lingkungan masyarakat.

“Kami berharap dan menyampaikan ajakan pada semua masyarakat untuk tidak ragu-ragu maupun takut dalam melakukan Tes HIV, tidak melakukan diskriminasi maupun stigma pada orang yang melakukan tes HIV; dan tidak menstigma orang yang terinfeksi HIV, dikarenakan semua orang berpeluang untuk terinfeksi HIV”, imbuh Ibu Wiendra menutup penjelasannya.

Sebagai kesimpulan, Menkes berharap untuk ke depannya, agar terwujud jaminan kesehatan semesta bagi seluruh penduduk Indonesia, termasuk mereka yang terinfeksi HIV. Harapannya masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan secara komprehensif dan bermutu. Memberikan pelayanan publik yang bebas dari diskriminasi dan sigmatisasi tanpa memandang asal-usul, budaya, agama atau  tingkat sosial ekonominya.


Sehingga untuk ke depan, di tahun 2020 Indonesia sudah meng-eliminasi 3 penyakit: HIV, Sipilis, dan hepatitis pada bayi. Selanjutnya di tahun 2027 sudah tercapai target 90% keberhasilan mencapai Tripel Eliminasi pada ketiga penyakit tersebut. Sehingga di tahun 2030 sudah menduduki angka “Zero”.

Selamat Hari AIDS Sedunia, “Mari Kita Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV”



Wednesday, 30 November 2016

Mengembangkan UMKM local untuk go internasional.

Surabaya kali ini menjadi tempat penyelenggaraan acara oleh Pengda Jatim, yang bertajuk mengembangkan UMKM local agar bisa go internasional. Acara yang digelar di gedung TVRI, Mayjen Sungkono Surabaya ini disponsori oleh BCA. Acara ini sebagai planning event bulan September-November, rencananya akan dilakukan di 18 kota di Indonesia. Diantaranya adalah Jakarta, Medan, Makasar, Bandung, Surabaya, dan kota besar lainnya.

Susunan acaranya lumayan panjang, yaitu dari jam 9.00 hingga 17.00 yang diawali dengan pembukaan yang menyuguhkan tari kreasi modern Cinde manis. Berikut videonya:

https://www.youtube.com/watch?v=F-rNsQyrr3c



Setelah itu dilanjut dengan menyanyikan Indonesia Raya yang diikuti oleh semua peserta. Diawali penjelasan tentang Kiat sukses usaha kecil menengah oleh Dr. Jacky Mussry, Executive Vice President, KSB Indonesia.




Bahwa The health of business ecosystems merupakan gabungan dari interpreneurship, creativity, dan productivity. Untuk memunculkan Kreatif kita harus menggali ide dan melakukan eksekusi, sementara untuk produktif kita harus memperhatikan efektivitas dan efisiensi. Untuk penjelasan lebih detailnya nantikan postingan saya dilain kesempatan ya!

Pengelolaan financial untuk UKM: Presentasi dan Studi Kasus, oleh bank BCA
Tips dan Trik Menang bersama E-Commerce, oleh Lazada
Jaminan Sosial untuk Wirausahawan, oleh pihak BPJS kesehatan
Solusi teknologi informasi bagi UKM
Ketenagakerjaan di sektor UKM: Tantangan dan solusi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Jurus jitu pemasaran UKM & diskusi panel bersama penerima penghargaan, dipandu oleh Edo Rinaldo, Direktor of Empowerment KSB Indonesia
Pengembangan modal bisnis UKM yang efektif, oleh Catharina B Nawangpalupi , VP Research KSB Indonesia & Tim Global Enterpreneurship Monitor Indonesia, dipimpin oleh Samuel Wattimena dan Staff khusus Kementerian Keperasi dan UKM RI.

KSB Indonesia Presidential Awards

Kurasi UKM oleh Galeri Indonesia wow

Di akhir acara ada kurasi dari UKM-UKM yang rata-rata sudah berjalan dan berkembang. UKM-UKM ini adalah hasil pilihan dari Pengda yang bertujuan agar mampu menginpirasi UKM-UKM lain agar berani berinovasi dan mengembangkan usahanya.

Kurasi ini memberikan gambaran betapa UKM-UKM Indonesia memiliki kemampuan dalam menciptakan produk-produk dengan kualitas yang baik dan memiliki daya seni maupun inovasi tinggi. Selayaknya kita bangga bahwa produk-produk dalam negeripun memiliki daya jual tinggi dan prospek ekonomi yang bagus.
Berikut UKM-UKM tersebut:

UMKM Jatim


Tas dari Sak Semen

Saya dibuat terheran-heran melihat produk ini. Bagaimana tidak, sak semen dalam bayangan saya adalah berwarna coklat, kaku, kucel dan terlihat kotor karena bekas bungkus semen. Namun nyatanya yang terlihat didepan mata justru membuat saya takjub, bukan kertas semen seperti yang ada dalam pikiran saya, akan tetapi sebuah tas yang terlihat modis dan mewah.  Luar biasa.

Gambar diambil dari google


Inilah inovasi. Alasan UKM tersebut memproduksi tas dari semen adalah karena tas dari bahan semen tergolong kuat. Coba bayangkan kalau sak semen tersebut biasa menagggung semen yang beratnya 25 kg, apalagi kalau hanya untuk wadah yang biasanya kita tenteng yang beratnya nggak lebih dari 5 kg? masuk akal khan, kalau tas dari sak semen itu kuat dan awet? Siip semoga melalui UKM tersebut, tas unik ini bisa menjadi kebanggan  Indonesia kelak yang bisa go internasional!

Masker dari bahan alami

Sebelumnya saya mengira kalau semua kosmetik itu adalah buatan pabrik besar yang karyawannya bisa ratusan atau bahkan ribuan. Tapi ternyata UKM ini mampu memproduksi masker secara manual.  Ada 5 varian

Selain produk-produk di atas ada pula produk dari UMKM lain, antara lain:
Quintik : Tas Rajut
Produk fashion dari kain tenun
 Binali. Home dekor border, sulam benang
Sendok Kayu: desert (es cream, minuman), chips (keripik)
Emmm .. Snack: sus kering (4 yarian: original, pedas, coklat, manis)
FCK: jamur chrispy
Gula formula khusus. Gula ini terbuat dari singkong. Cocok diperuntukkan bagi penderita diabetes, anak autis, dll.
Sambal Bu Ayu: 26 varian rasa terdapat 5 level
Sofia Kaeroni: produk gamis, tas yang dibuat dari batik tulis atau cap.

Acara berakhir setelah acara kurasi dari UMKM, tanya jawab dan sharing selesai. Semoga dengan adanya acara seperti ini bisa menjadi media bagi UMKM untuk mengembangkan pemasaran dan produktivitasnya.

Sunday, 27 November 2016

JNE Sahabatku Dalam Berbagai Keperluan

Sore itu hujan lebat. Langit berwarna gelap. Ke tiga anakku sedang bercengkrama di depan televisi. Seperti biasanya sehabis pulang sekolah, mandi, lalu merekapun mencari kesibukan sambil menunggu datangnya adzan maghrib untuk melakukan shalat berjamaah. Tontonan favoritnya adalah Masha and The Bear. Sementara aku sedang menggoreng pisang di dapur. Karena suasana hujan dan dingin seperti itu paling cocok makan pisang goreng hangat memang. 

Tiba-tiba handphone berbunyi, tanda ada panggilan masuk. Segera kuraih benda canggih yang berada tidak jauh dari tempatku berdiri. Kutekan tombol answer,

Saturday, 26 November 2016

Bukan Seminyak, Bukan Juga Nusa Dua, Taman di Bali Ini Cocok untuk Foto Pre Wedding



Keindahan Pulau Dewata memang sudah tidak diragukan lagi. Suasanyapun dapat menciptakan romantisme bagi pasangan. Tak heran banyak pasangan honey moon berwisata ke Bali untuk menghabiskan waktu bersama.  Bagi mereka yang hendak melaksanakan pernikahanpun, Bali dapat menjadi salah satu destinasi favorit sebagai tempat resepsinya.

Bali memang salah satu pilihan bagi mereka yang hendak berbulan madu atau honey moon. Banyak sekali tempat-tempat wisata romantis