UA-83233104-1

bintang jatuh br

Friday, 20 July 2018

Maxi Peel Micro Exfoliant Fluid Peeling Aman kulit Tak kemerahan


Sabtu 14 Juli 2018 lalu saya menghadiri acara bloger gathering bersama Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid. Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid adalah sebuah produk yang dirilis perusahaan (Splash Corporation) terkemuka di Filipina. Setelah mencapai kesuksesan di Negara asalnya, kini mulai dikembangkan di Indonesia.   Sebagai jawaban atas pertanyaan para perempuan tentang permasalahan pada kulit. Karena Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid mampu menjadikan kulit lebih cantik, lebih cerah, dan tampak awet muda.


Acara yang berlangsung di Four Point Hotel, Tunjungan Surabaya ini dihadiri oleh Charmaine E. Sales, selaku Brand Manager Personal Care Maxi-Peel dan Dermatologist dr. Melyawati Hermawan, SpKK.

Dalam perbincangannya Charmaine menjelaskan bahwa, "Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid merupakan produk yang telah terbukti aman dan efektif untuk penggunaan setiap hari tanpa menimbulkan efek samping seperti pengelupasan dan kemerahan pada kulit,". Ini artinya bahwa Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid relative aman untuk digunakan sebagai perawatan wajah setiap hari.

Maka tak heran jika Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid yang juga dikenal dengan nama Maxi-Peel Zero, menjadi produk unggulan dari Splash dalam kategori personal care hanya dalam beberapa bulan sejak produk tersebut dilounching.

Kita seringkali mendengar tentang regenerasi kulit. Ngomong-ngomong soal regenerasi kulit, tahukah kamu, kapan proses tersebut berlangsung?

Menurut dr. Melyawati Hermawan seorang Dermatologist, mengungkapkan bahwa kulit manusia memiliki proses regenerasi secara natural setiap 28 hari sekali. Jadi dalam kurun waktu nggak sampai 1 bulan, kulit kita akan mengalami pergantian. Yaitu kulit lama akan digantikan kulit baru. Subhanallah … keren khan. Secara teori sebenarnya kulit kita selalu baru, yaitu dalam kurun waktu 28 hari tersebut. 

Sayangnya, rentang waktu regenerasi kulit tidak menetap dalam waktu tersebut. Seiring bertambahnya usia proses tersebut akan semakin melambat. Maka mulai berhati-hatilah ketika usia kamu mulai menginjak 30 tahun. Nah … nah …! Perlu menjadi catatan, bahwa saat usia tidak muda lagi, maka proses regenerasi akan terjadi lebih lambat dari usia sebelumnya. Dan ini yang seringkali akan menyebabkan kulit menjadi lebih kering, kusam, dan warna kadang tidak rata atau terjadi flek-flek.

Waduh gimana donk….?

Jelas tidak ada cara lain, karena waktu regenerasi terjadi secara alami. Satu-satunya cara adalah melakukan treatment, yaitu dengan cara melakukan perawatan khusus dengan cara peeling.

Tujuannya agar kulit yang tadinya mulai kering karena usia akan menjadi lebih lembab. Sementara yang terlihat kusam akan tampak bersih dan terlihat lebih muda. Dan satu lagi, agar kulit tidak timbul jerawat  serta masalah kulit lainnya.

Bagaimana cara kerja Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid?

Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid akan membantu membersihkan dan mengeksfoliasi/ mengangkat sel-sel kulit mati pada lapisan epidermis kulit. Selain itu juga mengandung Skin Renewal Micro-Exfoliants dan Skin Vitamins yang dapat berproses secara alami melembabkan dan membersihkan kulit tanpa menyebabkan kemerahan atau iritasi.

"Eksfoliasi adalah sebuah perawatan yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit terlihat lebih cerah,” demikianlah seperti yang diungkapkan dr. Melyawati.


Menilik sejarah perawatan kulit, eksfoliasi atau chemical peeling telah dikenal sejak tahun 90-an. Pada kenyatannya dengan melakukan pengangkatan sel-sel kulit mati, akan membantu menyamarkan garis-garis halus pada wajah (keriput), tampak lebih bersih, serta mengatasi permasalahan kulit lainnya. Banyak wanita yang percaya bahwa dengan peeling secara teratur, maka kulit wajah akan menjadi lebih kencang dan awet muda.


Hanya saja, kebanyakan dari mereka merasa takut untuk melakukan perawatan peeling atau eksfoliasi secara berkala. Karena dalam banyak kasus, proses eksfoliasi seringkali menyebabkan kulit iritasi, dan terjadi penipisan sel kulit wajah, serta kulit menjadi mudah berjerawat jika peeling dilakukan terlalu sering.

Pernahkan melihat seorang wanita yang kulit wajahnya kemerahan usai perawatan wajah?


Nah, kini Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid hadir sebagai jawaban akan perasaan takut yang dialami wanita tentang peeling.
Charmaine menjelaskan Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid aman dilakukan untuk melakukan perawatan eksfoliasi setiap hari. Produk tersebut diklaim aman dan efektif untuk digunakan setiap hari tanpa menimbulkan efek samping seperti pengelupasan dan kemerahan pada kulit.

Kandungan Skin Renewal Micro-Exfoliants yang terdapat dalam Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid mampu membantu menghilangkan minyak dan kotoran pada pori-pori wajah. Selain itu, kandungan Skin Vitamins A, E, C, dan B sangat bagus untuk kesehatan kulit, karena dapat membantu melembabkan serta melindungi kulit dari sinar UV.



















Wednesday, 18 July 2018

Jangan Relakan Gadget Mengambil Alih Hak Asuh Anak

 

Assalamualaikum, wr wb ....
Halo apa kabar semuanya? Lama banget saya nggak bikin postingan tentang tema parenting. Haha ... pingin sich ngposting setiap hari tentang tema ini. Tapii .... biasalah, saya juga tergolong IRT (Ibu Rumah Tangga) yang sok sibuk, hehe ...

Sama seperti Ibu yang lainnya, saya juga pingin menjadi yang terbaik buat kuluarga, termasuk suami dan anak-anak. Selain itu saya juga ingin memiliki kesempatan untuk sharing ilmu dengan lingkungan sosial saya.

Nah, bingung khan? Iya, kebanyakan dari ibu adalah begitu sulitnya membagi waktu, manakala ia memilih memiliki pekerjaan sampingan.

Sebagai seorang writer serta blogger, yang juga seorang ibu dari 3 orang anak tanpa asisten tentunya tidaklah mudah membagi waktu. Dulu saya juga seorang pekerja kantoran. Tapi demi anak-anak, maka saya rela resign. Maka saya memilih kerjaan yang bisa saya lakukan di rumah, sehingga memiliki waktu banyak bersama keluarga.

Sayangnya, tanpa saya sadari ini justru membuat saya harus rela sedikit mengesampingkan anak-anak. Karena Saya butuh waktu tertentu untuk menuangkan ide tanpa diganggu anak-anak. Biasanya saya tuntaskan dulu pekerjaan dapur, menemani anak-anak bermain,  lalu memastikan semua kebutuhan anak sudah terpenuhi, termasuk menyuapi dan membuatkan susu si bungsu. Setelah itu saya beralih ke tugas lainnya.

Tapi namanya anak-anak, bukanlah hal mudah membuatnya diam tanpa mengganggu kita. Tak mudah membuatnya tenang, tidak rewel dan senang. Si bungsu masih saja menggelayut di pangkuan saya ketika saya mulai pegang laptop. Anak tengah pingin ditemani bermain, sementara si sulung masih suka bertanya ini itu atau berdiskusi yang tidak ia tahu.

Sebagai seorang ibu saya ingin memberikan yang terbaik. Memberi semua yang ia minta kala saya mampu. Dan menolaknya tanpa mengecewakan saat saya tak sanggup memenuhinya.


Deal, karena saya juga dikejar target maka saya memilih opsi kedua, yaitu menolak tanpa membuatnya kecewa.

Sudah bisa ditebak khan apa kira-kira yang akan saya berikan? Gadget. Termasuk TV, handphone, computer, serta peralatan elektronik lainnya.


Saat saya sibuk, alat-alat elektronik inilah yang saya sodorkan. Anak-anak saya biarkan mendegar musik, menonton TV lagu anak-anak, atau kadang film kartun anak Islami kesukaannya. 


Tak terasa, waktu berlalu begitu cepat dengan kebiasaan yang saya kondisikan sedemikian rupa. Si bungsu yang semula berusia 10 bulan sudah menjadi Balita yang siap sekolah.

Bungsu tergolong anak ceria, suka bercerita meski kosakata masih sedikit terbata-bata. Ia juga aktif melakukan kegiatan fisik: melompat, menendang bola, memanjat, dll. Alhamdulillah, meski agak pendiam ia tergolong anak yang mandiri. Terbukti, meski usianya masih belum cukup namun ia berani untuk sekolah tanpa minta ditemani. Umur 3 tahun kurang, ia mulai sekolah Play Group.

Di sinilah awal dari kekecewaan saya muncul. Sebagai seorang ibu, saya merasa ada yang kurang dari dirinya. 

Mengapa? Ternyata anak saya ini sangat pemalu. Saking pemalunya ia hanya tersenyum dan tidak pernah menjawab pertanyaan ustadzahnya. Ia lebih suka duduk sendiri tanpa bisa berbaur dengan teman. Padahal dari segi kemandirian tergolong bagus. Terbukti ia sudah bisa saya lepas untuk sekolah tanpa mencari saya. 

Kejadian ini menjadi shock therapy buat saya.
Tahukah Bund, apa yang membuatnya menjadi pemalu dan kurang percaya diri? Perlakuan salah yang tanpa saya sadari sering saya lakukan.

Rupanya alat yang dimaksudkan sebagai hiburan ternyata justru menjatuhkan perkembangan karakternya. Ia banyak kehilangan waktu bersama saya. Ia kehilangan waktu dengan lingkungan sosialnya. Itu tidak lain adalah gadget dan TV.

Mungkin dari kita sudah lama tahu, bahwa TV dan sejenisnya adalah alat berbahaya yang dapat merubah karakter anak menjadi buruk. Selain itu juga akan menjadi pribadi yang lemah, karena kurangnya stimulasi posiif dari lingkungannya. Kadang situasi dan kondisi serasa memaksa kita (orang tua) terpaksa harus melakukannya.

Melalui tulisan ini, saya mengingatkan para orang tua dan juga sebagai pengingat saya sendiri, bahwa  gadget adalah peringatan keras agar dijauhkan dari anak-anak yang belum sesuai dengan usianya. Jangan rela gadget mengambil alih hak asuh anak kita!

Arahkan anak kita menjadi pribadi dengan karakter yang bagus. Menjadi pribadi yang kuat: kuat fisik, kuat akhlak, kuat intelektual, dan kuat spiritual.

Sampai di sini dulu ya Bund, sharing saya kali ini. Lain kesempatan Insyaallah saya akan sharing tentang, "Cara meningkatkan percaya diri dan kemandirian anak"

Wassalam, wr wb ...

Thursday, 12 July 2018

Inilah Beberapa Aplikasi Kalkulator Kehamilan Yang Harus Kamu Ketahui


Kehamilan bagi setiap wanita adalah suatu kebahagiaan. Maka, kebanyakan dari mereka akan berusaha mencari informasi seputar kehamilan. Saat ini banyak sekali aplikasi kalkulator kehamilan yang bisa kamu unduh dari handphone secara gratis. Aplikasi-aplikasi ini juga bisa menentukan siklus menstruasi lho!

Wednesday, 11 July 2018

Tips Masak Pare Enak Nggak Terlalu Pahit


  Pare, dari dulu memang rasanya pahit. Dulu  saya tidak suka sama sekali. Dalam hati saya bertanya, "Apa sich enaknya dengan makanan pahit gini?", haha ... dulu sich. Tapi sekarang, saya malah sukaaa banget. Pahit sich... tapi rasa pahit itu ditransfer menjadi enak, hehe ...

Tapi tergantung yang masak juga sich. Saya kalau beli kadang juga nggak suka, karena rasa pahitnya itu tajam banget. Tapi kalau masak sendiri, emmm ... bisa nambah dech nasinya, hehe ...

Saya kasih tahu ya mom ... gimana tipsnya saya yang dulu nggak suka menjadi suka pare?

Monday, 9 July 2018

Yamaha NMax Favorite Baru di Motor Matic

Sumber: yamaha_motor.co.id
Saat ini, perkembangan minat konsumen terhadap  motor matic mulai melonjak tajam. Dulu motor matic yang notabene lebih dikhususkan bagi kaum perempuan, kini tidak lagi. Terbukti perusahaan yang menangani inipun berusaha keras untuk memenuhi permintaan pasar dengan mengubah design matic yang dulu terkesan lebih femininim, menjadi lebih bergaya sporty dimana lebih banyak disukai kaum laki-laki.

Tak ketinggalan, Yamaha yang juga salah satu produsen motor matic juga mengeluarkan salah satu produk unggulnya yaitu Yamaha NMax.

Bagi kamu yang ingin membeli motor jenis matic, tulisan ini bisa menjadi salah satu referensi. Mengapa harus memilih Yamaha NMax?

Thursday, 28 June 2018

Rencana Liburan Asyik Ke Pulau Tidung

Pulau Tidung
Sumber. traveloka.com
Sudah lama saya dan suami ingin pergi berlibur. Rutinitas, yang membuat kami berdua jarang melakukan perjalanan untuk pergi berlibur. Bukan berarti kami nggak pernah pergi berlibur sich? Tapi selama ini, selalu memilih yang dekat-dekat aja dan yang cocok buat anak-anak. Nah kali ini pinginnya yang agak jauhan dan hanya berdua saja. Haha … mama papanya curang ya? Ya … itung-itung honeymoon ke dua lah. Hehe …

Tempat tujuan yang ingin kami datangi adalah Pulau Tidung. Melihat kondisinya sich kayaknya memang kurang cocok kalau ngajak anak-anak. Karena di pulau ini nggak ada fasilitas yang cukup untuk berlibur anak-anak. Biar nanti anak-anak dititipin ke tantenya atau utinya aja dech, haha ….

Mengapa memilih pulau Tidung?

Thursday, 21 June 2018

Soup Bakso Five Minute Ala SoGood


Saya seringkali suka bingung saat memilih menu sahur yang cocok. Bukan karena anggota keluarga pada rewel soal menu makanan sich. Tetapi, karena si kecil yang juga ikutan sahur. Permasalahannya adalah, karena si kecil tuh makannya susah banget. Biasanya luama …. Banget untuk menghabiskan sepiring porsi makannya. Jika saya menuruti dia menghabiskan makannya, bisa sampai imsak nggak selesai-selesai. Bahkan