UA-83233104-1

bintang jatuh br

Thursday, 7 February 2019

Cara Sederhana Membuat Pizza Hut Sendiri Tanpa Oven

bundasugi.com


Untuk yang kesekian kalinya saya membuat pizza. Selama ini belum pernah gagal sich dalam proses pembuatan Pizza sendiri. Soal rasa, emm …
relative ya.. menurut saya udah puas dengan hasilnya. Patokan saya soal kegagalan atau keberhasilan terletak pada anak saya. Jika anak-anak menyukai dan makannya lahap, saya menganggap berhasil. Namun jika mereka nggak amau atau cenderung ogah memakannya, maka saya menganggap gagal.

Kenapa sich kok anak jadi patokan? Kalo saya menganggap, anak-anak itu polos ya dalam menilai suatu makanan. Mereka tidak tahu kurang garam atau kebanyakan gula yang berakita masakan kemanisan nggak tahu! Tahunya mereka rasanya enak. Jadi rasa kurang garam atau terlalu asin bagi mereka nggak ngaruh, atau bisa dibilang mereka nggak tahu. Tahunya makanan terasa enak saat dikunyah dimulut. Hehe … nah deal khan, mereka tuh nggak basa-basi dalam menilai makanan.

 Sebelum memulai pembuatan, saya mau cerita dikit tentang sejarah Pizza. Ngomong-ngomong, pemirsa sudah tahu khan Pizza Hut? Ternyata, dulunya Pizaa Hut diawali dari sebuah kedai kecil dan sederhana. Namun siapa yang menyangka, dari kedai kecil tersebut yang akhirnya tumbuh mendunia, bahkan restorannya berkembang menjadi 5.600 cabang yang terdapat di 97 negara. Wiiih … keren khan?

Kenapa sich perkembangan Pizza Hut bisa sebesar itu?
Yaa.. tentu saja soal rasa. Meski mungkin sebagian orang ada yang nggak suka Pizza, namun nyatanya banyak yang merasa cocok dengan rasanya. Pizza Hut pertama kali masuk Indonesia pada tahun 1984. Dan hingga kini telah hadir 200 restoran tersebar di 22 propinsi in Indonesia.

Pizza ini diperkenalkan oleh 2 orang mahasiswa bernama Dan Carney dan Frank Carney di Wichita.
Awalnya Carney bersaudara memulai bisnisnya, pertama kali sambil membantu sang ayah di toko kelontong. Kedua mahasiswa Witchita State University, Kansas ini kemudian mendapat ide kreatif untuk membuka restoran pizza.

Ide ini tercetus sesaat setelah dirinya membaca artikel dalam sebuah surat kabar Saturday Evening Post yang membahas tentang popularitas pizza. Dari ide tersebut keduanya memulai usaha dengan hanya bermodalkan US$600, yang dipakainya untuk membeli peralatan dapur dan sewa tempat.
Nama Pizza Hut diambil karena faktor kebetulan, dan tidak ada filosofi tersendiri. Istilah Pizza hut diambil, karena saat akan memberikan nama, papan nama yang dimilikinya hanya cukup untuk 9 karakter saja termasuk spasi. Maka dari nama Pizza, ia menambahkannya dengan kata “Hut".

Pada tahun 1977, Pizza Hut milik Carney dibeli oleh PepsiCo, Inc. Pengembangan bisnis ini tergolong sukses.  Kini Pizza Hut menjadi bisnis waralaba yang terbesar dengan 12 ribu cabang di lebih dari 84 negara.

Nah, itulah sekilas tentang Pizza Hut. Sekarang yuuk, kita mulai memasak!

Cara Membuat Pizza Hut 

Pembuatan Kulit:
  • 250gr tepung terigu protein tinggi
  • 1/2 sdt fermipan
  • 1 sdt gula pasir
  • Air secukupnya
  • 1 sdm mentega
Campur jadi satu tepung, gula dan fermipan aduk rata. Masukkan air, sedikit-demi sedikit sambil diuleni (jangan terlalu banyak air, agar tidak lembek). Masukkan mentega, dan trus diuleni hingga kalis. Setelah kalis (tidak lengket di tangan) tutup wadah adonan dengan kain lembab, biarkan 1/2 jam (hingga mengembang).

www.bundasugi.com






Bahan Topping:
  • 6 btg Sosis (iris tipis-tipis) 
  • Lada hitam (secukupnya)
  • Garam secukupnya.
  • Keju mozarella
  • Keju cheedar (batang)
  • Saos tomast
  • Oregano (secukupnya)

Cara Membuat Pizza:

Sebelumnya siapkan dulu pan yang dipakai untuk memanggang Pizza.
Oleskan mentega pada pan hingga merata. Lalu taburi tepung secara merata. Cara ini bertujuan agar pizza tidak lengket pada pan. Selain itu untuk mencegah agar pizza tidak mudah gosong. Dan satu lagi, akan memberi tekstur crunchy di kulit.

Sisihkan dulu, kita beralih ke proses pembuatan pizza ya...!

www.bundasugi.com
Siapin pan dulu ya ...

Setelah adonan kulit mengembang, kempiskan anginnya. Kepal-kepal lagi, lalu pipihkan.
Caranya: ambil adonan yang telah dibuang anginnya, lalu taburi tepung di atasnya. Tutup dengan plastik, kemudian pipihkan dengan menggunakan alat penggiling kue. Lebarnya sesuaikan pan yang dipakai. Saya menggunakan pan dengan diameter 30 cm. Giling adonan melebihi diameter pan.

Taburi lagi dengan sedikit tepung di atasnya, lalu susun keju mozarella pada pinggiran kulit yang telah di giling. Tutup keju mozarella agar tak terlihat.
www.bundasugi.com
 Atur mozarella-nya yang rapi ya ...!
Pindahkan pizza yang telah diberi mozarella ke dalam pan yang telah dioleskan mentega, dan ditaburi tepung.

Taburkan sedikit garam, lalu lada hitam.

www.bundasugi.com
Kulit Pizza yang udah diisi mozarella pinggirnya
 Oleskan saos tomat pada permukaan pizza.

www.bundasugi.com
Saosnya jangan kebanyakan ya ...!
 Taburi dengan keju mozarella yang telah dipotong-potong. Jika mau bisa aja topping ditambah dengan jamur, bawang bombay, kacang polong, irisan daging atau ayam, bakso (iris tipis-tipis), atau udang.

www.bundasugi.com
Taburi potongan mozarella
 Taburi irisan sosis secara merata.

www.bundasugi.com
Siap di kasih parutan keju
 Beri parutan keju di atasnya, sebelum di panggang.

www.bundasugi.com
Yeeey ... pizza siap dimasak
 Jangan lupa taburi oregano sebelum di panggang. Pangganglah dengan api sedang. Setelah kira-kira 10 menit, kecilkan api agar tidak mudah gosong.

www.bundasugi.com
Emmm ... aroma pizza udah kecium
 Setelah sekitar 15 - 20 menit, maka pizza akan matang.

www.bundasugi.com
Terlihat khan keju mozarellanya ..



Nah, mudah bukan? Selamat mencoba!
Nantikan resep lainnya di www.bundasugi.comwww.bundasugi.com dilain kesempatan..


Daftar Resep Lainnya:







2 comments:

Terimakasih sudah menggunakan blog ini sebagai referensi.